1Mulai CPR
- Ventilasi BVM + oksigen
- Pasang monitor / defibrilator
β
Ritme shockable?
YA β VF / pVT
β‘ Shock
β
β
Shockable?
ya β
β‘ Shock
β
CPR 2 menit
- Epinefrin tiap 3β5 mnt
- Pertimbangkan advanced airway + kapnografi
β
Shockable?
ya β
β‘ Shock
β
CPR 2 menit
- Amiodaron atau lidokain
- Atasi penyebab reversibel (H & T)
βΊ kembali ke cek ritme
TIDAK β Asistol / PEA
π Epinefrin secepatnya
β
CPR 2 menit
- Akses IV / IO
- Epinefrin tiap 3β5 mnt
- Pertimbangkan advanced airway + kapnografi
β
Shockable?
ya β ke jalur VF/pVT
tidak β
CPR 2 menit
- Atasi penyebab reversibel (H & T)
β
Shockable?
ya β ke jalur VF/pVT
tidak β
Tidak shockable / ritme terorganisir
- Tidak ada tanda ROSC β lanjut CPR + epinefrin (jalur Asistol/PEA)
- Ada ROSC β Perawatan Pasca-ROSC
- Pertimbangkan kelayakan melanjutkan resusitasi
π Dosis obat
Epinefrin IV/IO: 1 mg tiap 3β5 menit
Amiodaron IV/IO: dosis 1: 300 mg bolus Β· dosis 2: 150 mg
atau Lidokain IV/IO: dosis 1: 1β1,5 mg/kg Β· dosis 2: 0,5β0,75 mg/kg
β‘ Energi defibrilasi
Bifasik: sesuai rekomendasi pabrik alat (umumnya 120β200 J awal). Jika tidak tahu, pakai energi maksimal. Shock berikutnya sama atau lebih tinggi.
Monofasik: 360 J
π« CPR berkualitas
- Kedalaman minimal 5 cm, kecepatan 100β120/menit
- Recoil dada penuh, minimalkan jeda kompresi
- Hindari ventilasi berlebihan
- Ganti kompresor tiap 2 menit (atau lebih cepat jika lelah)
- Tanpa advanced airway: 30:2
- Dengan advanced airway: 1 napas tiap 6 detik (10/menit), kompresi kontinu
- Kapnografi kontinu: ETCOβ rendah/turun β evaluasi kualitas CPR
π« Advanced airway
- Intubasi ET atau supraglotik (LMA / i-gel)
- Konfirmasi & pantau posisi dengan kapnografi waveform / kapnometri
π Penyebab reversibel (H & T)
β’ Hipovolemiaβ’ Tension pneumothorax
β’ Hipoksiaβ’ Tamponade jantung
β’ Hidrogen ion (asidosis)β’ Toksin
β’ Hipo-/hiperkalemiaβ’ Trombosis paru
β’ Hipotermiaβ’ Trombosis koroner
Bradikardia dengan nadi
Nilai kesesuaian dengan kondisi klinis. Umumnya HR <50/menit jika bradiaritmia.β
Ada gangguan kardiopulmonal?
β’ Hipotensi β’ Penurunan kesadaran akut β’ Tanda syok β’ Nyeri dada iskemik β’ Gagal jantung akut
YA
Asesmen & dukungan
- Jaga jalan napas, beri oksigen
- Bantu napas tekanan positif bila perlu
- Monitor jantung, pantau nadi
β masih bradi + gangguan?
Atropin
Jika tidak efektif:
- Pacu transkutan (TCP) dan/atau
- Infus dopamin atau epinefrin
β
Pertimbangkan
- Konsultasi ahli
- Pacu transvena
TIDAK
- Cari & atasi penyebab
- Dukung ABC, Oβ bila perlu
- EKG 12 sadapan
- Observasi
π Dosis
Atropin IV: 1 mg bolus, ulang tiap 3β5 mnt, maksimal total 3 mg
Dopamin infus: 5β20 mcg/kg/menit, titrasi sesuai respons, turunkan perlahan
Epinefrin infus: 2β10 mcg/menit, titrasi sesuai respons
π Kemungkinan penyebab
- Iskemia / infark miokard
- Obat/toksik (CCB, beta-blocker, digoksin)
- Hipoksia
- Gangguan elektrolit (mis. hiperkalemia)
Takiaritmia dengan nadi
Nilai kesesuaian HR dengan kondisi klinis. Umumnya HR β₯150/menit jika takiaritmia.β
Asesmen awal & dukungan
- Jaga jalan napas, bantu napas bila perlu
- Oβ jika hipoksemia
- Monitor ritme, TD, saturasi
- Akses IV Β· EKG 12 sadapan bila ada
β
Takiaritmia menetap menyebabkan:
β’ Hipotensi β’ Penurunan kesadaran akut β’ Tanda syok β’ Nyeri dada iskemik β’ Gagal jantung akut
YA β
β‘ Kardioversi tersinkronisasi
- Sedasi bila memungkinkan
- Kompleks sempit reguler: pertimbangkan adenosin
TIDAK β
QRS lebar? (β₯0,12 detik)
YA (lebar)
- Adenosin hanya jika reguler & monomorfik
- Infus antiaritmia
- Konsultasi ahli
TIDAK (sempit)
- Manuver vagal (jika reguler)
- Adenosin (jika reguler)
- Beta-blocker atau CCB
- Pertimbangkan konsultasi ahli
β
Jika refrakter, pertimbangkan
- Penyebab dasar
- Naikkan energi kardioversi berikutnya
- Tambah obat antiaritmia
- Konsultasi ahli
π Dosis
Kardioversi tersinkronisasi: ikuti energi rekomendasi alat; jika tidak tahu, pakai setelan maksimal.
Adenosin IV: 6 mg push cepat + flush NS; dosis 2: 12 mg bila perlu
Infus antiaritmia (takikardia QRS lebar stabil):
Prokainamid IV: 20β50 mg/menit sampai aritmia teratasi, hipotensi, QRS melebar >50%, atau total 17 mg/kg. Rumatan 1β4 mg/menit. Hindari bila QT memanjang / CHF.
Amiodaron IV: 150 mg dalam 10 menit, ulang bila VT kambuh; lalu rumatan 1 mg/menit selama 6 jam pertama.
ROSC tercapai
β
Stabilisasi awal
- Airway: nilai, pasang/ganti advanced airway bila perlu, konfirmasi posisi (kapnografi)
- Oksigenasi & ventilasi: FiOβ 100% sampai SpOβ terukur andal β target SpOβ 90β98% (PaOβ 60β105), PaCOβ 35β45 mmHg
- Hemodinamik: vasopresor dan/atau cairan untuk MAP β₯65 mmHg
- Diagnostik dini: EKG 12 sadapan; pertimbangkan CT / USG (POCUS)
β
Atasi penyebab & komplikasi
Pertimbangkan angiografi koroner darurat / dukungan sirkulasi mekanik bila:
- ST elevasi menetap
- Syok kardiogenik
- Aritmia ventrikel berulang/refrakter
- Iskemia miokard berat
β
Menuruti perintah? (tanpa sedasi)
TIDAK / ragu
- Perawatan kritis lanjutan
- Kontrol suhu target 32β37,5 Β°C
- Evaluasi kejang / EEG
- Angiografi koroner bila sesuai
- Prognostikasi multimodal β₯72 jam
YA
- Perawatan kritis lanjutan
- Angiografi koroner bila sesuai
π― Target perawatan kritis
- PaOβ 60β105 mmHg Β· PaCOβ 35β45 mmHg (kecuali asidemia berat)
- Gula darah 70β180 mg/dL (hindari hipo & hiperglikemia)
- MAP β₯65 mmHg
- Pertimbangkan antibiotik
"Salin ke laporan" menambahkan log ke Ongoing Examination, mengisi CPR Start/Finish, dan obat ke tabel Medications.
Ringkasan alat bantu ingat berdasarkan pedoman ACLS dewasa. Selalu ikuti protokol lokal & instruksi dokter.